5 Tips Untuk Pemula Agar Laris Jualan di Instagram



Siapa dari kamu yang punya resolusi untuk berjualan online di tahun ini? Kalau kamu adalah salah satunya, mungkin berjualan melalui Instagram bisa jadi jalan pintas untuk mendapatkan banyak pelanggan yang membeli produk yang kamu jual.

Sayangnya, jika kamu ingin memulai berjualan online di tahun ini, kamu harus menghadapi beribu-ribu bahkan berjuta-juta penjual online berbasis Instagram yang tersebar di Indonesia. Ada begitu beragam produk yang dijual di Instagram, terutama produk fashion dan lifestyle, seperti jual pakaian, gadget, jual jam tangan online, sepatu, furniture, alat rumah tangga, komputer, dan masih banyak lagi.

Tapi tenang, tidak ada kata terlambat untuk siapapun yang ingin mencoba kok, Setuju? Maka dari itu, kalau kamu ingin jualan online-mu bisa laris manis di hari ini. Yuk, coba beberapa tips jitu yang sudah kami kumpulkan di bawah ini!

Posting Konten yang Relevan


Konten yang relevan adalah kunci dari penjualan yang sukses. Jika kamu melihat beberapa online shop berbasis Instagram seperti @princessa.premium, maka kamu akan menyadari bahwa konten yang relevan sangatlah penting dalam dunia digital.

Ketika kamu sudah kehabisan katalog produk, kamu bisa selingi dengan konten-konten edukasi, misalnya saja tips and trick, fun facts, dan sebagainya. Ada banyak sekali konten yang bisa kamu selami.

Jika kamu kamu sudah kehabisan ide, maka kamu bisa mengubah bentuk kontenmu dari tulisan dan foto menjadi video. Bisa video mengenai review dari pengguna, atau tips menggunakan produkmu agar lebih maksimal. So, enggak ada alasan online shop­-mu tidak memiliki konten ya!

Tambahkan Fitur Tagging Products


Tagging products adalah salah satu fitur terbaru yang dirilis oleh Instagram beberapa waktu lalu. Fitur yang satu ini akan memungkinkan pelangganmu untuk membeli produk yang mereka sukai tanpa harus repot-repot mencari produk tersebut dalam websitemu (atau mungkin e-commerce).

Dengan fitur ini, pengikutmu akan lebih mudah dalam mengakses seluruh katalog produkmu tanpa harus meninggalkan aplikasi Instagram. Dengan fitur ini, kamu akan lebih mudah untuk mendapatkan pelanggan.

Gunakan Foto yang Mengundang Keingintahuan


Sebagai aplikasi yang berbasis gambar, pengguna Instagram tentu akan mencari produk dengan foto yang ciamik. Biasakan untuk tidak mengambil foto dari Google, karena tak semua foto di Google bisa kamu gunakan. Tak hanya itu, kamu bisa saja terjerat hukum jika pemilik foto tidak berkenan. Maka dari itu, ambil foto yang menarik dan usahakan foto tersebut adalah karya ciptamu. Jika tak ingin dijiplak, kamu bisa memberikan watermark dalam fotomu tersebut.

Foto yang eye-catching akan mengundang perhatian pengguna untuk melihat-lihat produk yang kamu jual. Jangan lupa juga untuk mengkreasikan foto tersebut menjadi sebuah konten yang ciamik. Kalau bingung, kamu bisa intip Instagram @everydayskin.jogja satu ini!

Case study lainnya, misalkan bisnis Anda adalah penyewaan ruang kantor serviced office di Jakarta dan co-working space untuk para startup, expatriat, dan freelancer, maka Anda bisa secara regular posting potongan-potongan foto beberapa sudut ruang kantor Anda yang instagrammable, sehingga membuat penasaran audience Anda untuk mengetahui lebih lanjut.

Manfaatkan IGTV, Highlight dan Instastory


Tahukah kamu bahwa fitur IGTV yang ada di Instagram bisa membantu penjualanmu. Fitur yang muncul di pertengahan tahun 2018 ini memang belum banyak dilirik oleh para penjual online shop padahal IGTV berpotensi membawa pelanggan ke akun Instagram online shop-mu.

Buatlah sebuah video yang relevan dengan produkmu, misalnya saja mix and match baju, atau bagaimana cara menggunakan clay mask yang benar? Ide konten ini bisa kamu unggah dalam IGTV. Instagram akan secara otomatis mempromosikan channel-mu kepada pengguna yang memiliki ketertarikan yang sama dengan jenis produkmu.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan Instastory. Unggah review produkmu dalam Instastory dan pin video tersebut dalam deretan highlight. Dengan begini, pengikutmu dan calon pembeli bisa mengakses video tersebut dalam jangka waktu yang lama. Walaupun belum ada data yang menunjukkan bahwa IGTV, highlight Instastory, dan Instastory mampu meningkatkan penjualan secara signifikan, namun ketiga fitur ini mampu meningkatkan kepercayaan para pembeli loh.

Fitur ini sangat menitikberatkan pada video dan animasi grafik, sehingga sangat cocok untuk produk atau jasa yang membutuhkan presentasi/ edukasi produk terlebih dahulu, misalnya saja produk software kasir cloud, aplikasi mobile, software design, dan sebagainya.

Gunakan Hashtag yang Relevan


Tips terakhir adalah penggunaan hashtag yang relevan. Hashtag dibuat untuk mempermudah para pengguna Instagram dalam menemukan sebuah konten. Dengan menggunakan hashtag yang relevan, maka produkmu memiliki potensi lebih tinggi untuk ditemukan. Apalagi pada update terbaru Instagram, para pengguna bisa mengikuti banyak postingan yang berasal dari hashtag. Gunakanlah hashtag yang relevan dengan produk yang kamu jual, misalnya kamu menjual jam tangan maka gunakanlah hashtag #JamTangan atau #JamTanganTerbaru.

Jadi, kesimpulan untuk mendapatkan order yang banyak dalam online shop-mu adalah dengan selalu memposting konten dalam akun Instagram-mu.

Well, sudah siap untuk mendapatkan order yang banyak hari ini dari jualan online di Instagram?

Copyright © 2019

Irfan Syahputra